Rendengku_kumisaiko


Tugas WEB
Juli 17, 2009, 6:45 pm
Filed under: 1

GOOGLE EARTH

Nama : Okta Panggalo
NIM : KA 090054

A. Sejarah Google Earth
Google Earth merupakan sebuah program globe virtual yang sebenarnya disebut Earth Viewer dan dibuat oleh Keyhole, Inc.. Program ini memetakan bumi dari superimposisi gambar yang dikumpulkan dari pemetaan satelit, fotografi udara dan globe GIS 3D. Tersedia dalam tiga lisensi berbeda: Google Earth, sebuah versi gratis dengan kemampuan terbatas; Google Earth Plus ($20), yang memiliki fitur tambahan; dan Google Earth Pro ($400 per tahun), yang digunakan untuk penggunaan komersial.
Awalnya dikenal sebagai Earth Viewer, Google Earth dikembangkan oleh Keyhole, Inc., sebuah perusahaan yang diambil alih oleh Google pada tahun 2004. Produk ini, kemudian diganti namanya menjadi Google Earth tahun 2005, dan sekarang tersedia untuk komputer pribadi yang menjalankan Microsoft Windows 2000, XP, atau Vista, Mac OS X 10.3.9 dan ke atas, Linux (diluncurkan tanggal 12 Juni 2006) dan FreeBSD. Dengan tambahan untuk peluncuran sebuah klien berbasis update Keyhole, Google juga menambah pemetaan dari basis datanya ke perangkat lunak pemetaan berbasis web. Peluncuran Google Earth menyebabkan sebuah peningkatan lebih pada cakupan media mengenai globe virtual antara tahun 2005 dan 2006,[3] menarik perhatian publik mengenai teknologi dan aplikasi geospasial.
Globa virtual ini memperlihatkan rumah, warna mobil, dan bahkan bayangan orang dan rambu jalan. Resolusi yang tersedia tergantung pada tempat yang dituju, tetapi kebanyakan daerah (kecuali beberapa pulau) dicakup dalam resolusi 15 meter.[4] Las Vegas, Nevada dan Cambridge, Massachusetts memiliki resolusi tertinggi, pada ketinggian 15 cm (6 inci). Google Earth memolehkan pengguna mencari alamat (untuk beberapa negara), memasukkan koordinat, atau menggunakan mouse untuk mencari lokasi.
Google Earth juga memiliki data model elevasi digital (DEM) yang dikumpulkan oleh Misi Topografi Radar Ulang Alik NASA. Ini bermaksud agar kita dapat melihat Grand Canyon atau Gunung Everest dalam tiga dimensi, daripada 2D di situs/program peta lainnya. Sejak November 2006, pemandangan 3D pada pegunungan, termasuk Gunung Everest, telah digunakan dengan penggunaan data DEM untuk memenuhi gerbang di cakupan SRTM.[5]
Banyak orang yang menggunakan aplikasi ini menambah datanya sendiri dan menjadikan mereka tersedia melalui sumber yang berbeda, seperti BBS atau blog. Google Earth mampu menunjukkan semua gambar permukaan Bumi. dan juga merupakan sebuah klien Web Map Service. Google Earth mendukung pengelolaan data Geospasial tiga dimensi melalui Keyhole Markup Language (KML).
Google Earth memiliki kemampuan untuk memperlihatkan bangunan dan struktur (seperti jembatan) 3D, yang meliputi buatan pengguna yang menggunakan SketchUp, sebuah program pemodelan 3D. Google Earth versi lama (sebelum Versi 4), bangunan 3d terbatas pada beberapa kota, dan memiliki pemunculan yang buruk tanpa tekstur apapun. Banyak bangunan dan struktur di seluruh dunia memiliki detil 3D-nya; termasuk (tetapi tidak terbatas kepada) di negara Amerika Serikat, Britania Raya,[6] Irlandia, India, Jepang, Jerman, Kanada, Pakistan dan kota Amsterdam dan Alexandria.[7] Bulan Agustus 2007, Hamburg menjadi kota pertama yang seluruhnya ditampilkan dalam bentuk 3D, termasuk tekstur seperti facade. Pemunculan tiga dimensi itu tersedia untuk beberapa bangunan dan struktur di seluruh dunia melalui Gudang 3D Google[8] dan situs web lainnya.

B. Spesifikasi Google Earth

Google Earth memliki beberapa spesifikasi khusus yaitu :
• Resolusi Baseline
- U.S. : 15 m
- Global : secara umum 15 m (beberapa area seperti Amerika Selatan, berada pada resolusi yang sangat rendah).
• Tipikal resolusi tinggi
- U.S. : 1m, 0.6m, 0.3m, 0.15m
• Sistem koordinat dan proyeksi
- Sistem koordinat internal dari Google Earth merupakan koordinat geografis pada World Geodetic System 1984 (WGS84).
- Google Earth menampilkan bumi seakan-akan terlihat dari satelit yang sedang mengorbit. Proyeksi yang digunakan untuk efek ini disebut General Perspective. Efek ini mirip dengan proyeksi orthografis.
• Usia : Biasanya kurang dari 3 tahun. Tanggal pada gambar bisa saja salah. Minimum usia gambar adalah 2 tahun (disebabkan alasan privacy)
• Versi Google Earth yang terbaru bisa dijalankan di komputer dengan minimum konfigurasi sebagai berikut :
- Pentium 3, 500 MHz
- 128 MB RAM
- 400MB free disk space
- Kecepatan Network : 128 Kbit/sec
- 3D-capable graphics card
- 1024×768, “16-bit High Color” screen
- Windows XP atau Windows 2000 (tidak bekerja pada Windows ME), Linux, Mac OS X

Dalam spesifikasi ini, hal yang paling sering bermasalah adalah insufficient video RAM. Software ini dirancang untuk memperingatkan user jika graphic card tidak men-support Google Earth. Kemudian hal berikutnya yang biasanya bermasalah adalah kecepatan akses internet. Kecuali bagi para pengguna yang cukup sabar menunggu, broadband internet (Cable, DSL, dsb) sangat dibutuhkan. Untuk masalah resolusi, beberapa kota seperti St.Petersburg hanya dapat terlihat sebagian pada resolusi tinggi.

C. Google Earth untuk Mac OS X

Versi untuk Mac OS X dirilis pada tanggal 10 Januari 2006 dan sudah bisa di-download dari website Google Earth. Versi Mac bisa dibilang cukup stabil dan lengkap dengan fungsi-fungsi virtual yang sama dengan versi Windows.
Baru-baru ini, versi Mac hanya berjalan di sistem operasi Mac OS X versi 10.4 dan 10.3.9. Selain itu, tidak ada versi “Pro” atau “Plus” untuk rilis yang stabil ini. Tidak disediakan pula interface langsung ke Gmail. Ada beberapa bug pada menu bar ketika dilakukan perpindahan antar aplikasi dan juga bug pada saat melakukan print.
Versi yang terakhir, 4.0.2736, dirilis pada tanggal 2 Februari 2007. Fitur terbarunya adalah ditambahkan user interface yang baru dan juga option-option untuk user pada sistem operasi Mac OS X. Ada beberapa user yang mengeluhkan tentang crashing yang terjadi di versi terakhir ini.

D. Google Earth untuk Linux

Dimulai dari versi 4 beta, Google Earth sudah bisa dijalankan pada sistem operasi Linux (sebagai native port dengan menggunakan Qt-toolkit).
Spesifikasi minimum yang dibutuhkan di sistem operasi Linux :
a. Kernel : 2.4 atau lebih
b. CPU : Pentium 3, 500 MHz
c. Memori (RAM) : 128MB
d. Hard Disk : 400MB free space
e. Kecepatan Network : 128 kbit/s
f. Layar : 1024×768, 16 bit warna
g. Distro (yang sudah teruji) :
-Ubuntu 5.10/6.06/6.10
-SUSE 10.1/10.2
-Fedora Core 4/5/6
-Linspire 5.1
-Gentoo 2006.0
-Debian 3.1
-Red Hat 9
-Slackware 10.2
-FreeBSD 6.1/7.0 dengan Linux Emulation
-Arch Linux 0.7.2 Gimmick
-Xandros 3.0.3 Business Edition
-Mandriva 2007
-Sabayon Linux 3.26

E. Resolusi dan Akurasi Google Earth

Kebanyakan area darat dapat ditangkap oleh sistem pencitraan satelit dengan resolusi kira-kira 15m per pixel. Beberapa pusat populasi juga tertangkap oleh sistem pencitraan pesawat (orthophotografi) dengan beberapa pixel per meter. Lautan tertangkap dengan resolusi yang lebih rendah, seperti misalnya beberapa pulau pada Kepulauan Scilly, sebelah barat daya Inggris dapat dilihat dengan resolusi sekitar 500m. Gambar-gambar ini diperoleh dari Terrametrics.
Nama-nama tempat dan detail jalanan sangat bervariasi dari tiap-tiap tempat. Kebanyakan nama-nama tesebut dan juga detailnya memiliki keakuratan yang tinggi di Amerika Serikat dan Eropa.
Google telah menghasilkan banyak ketidakakuratan dalam pemetaan vektor sejak software original publik dirilis. Sebuah contoh ketidakakuratan Google adalah tidak adanya wilayah Nunavut di Canada, sebuah wilayah yang dibuat pada 1 April 1999. Kesalahan ini dikoreksi pada update data di awal tahun 2006. Update-update terbaru juga meningkatkan coverage dari fotografi udara secara detail.
Daerah yang tertutup oleh awan dan bayangan bisa mempersulit penglihatan secara detail di beberapa area darat, termasuk bayangan dari sisi gunung-gunung.
Bintang-bintang yang terlihat pada background bukan bintang acak yang diatur oleh Google Earth. Google Earth menggunakan peta bintang asli untuk ditampilkan pada background.

F. Kegunaan Google Earth

Secara garis besar, Google Earth dapat digunakan untuk mendukung dunia arsitektur dalam hal berikut;
• Memberikan informasi interaktif berupa data geospasial menyangkut kondisi geologis dari suatu tempat, sehingga dapat membantu arsitek dalam merencanakan desain sebuah bangunan atau kompleks lingkungan binaan, memberikan bantuan pemahaman akan site atau lahan.
• Mengenal berbagai obyek arsitektural seperti bangunan-bangunan terkenal dunia, karya arsitek dunia, serta tempat-tempat bersejarah atau monumental baik dalam bentuk 3D, foto-foto ataupun lokasi.
• Mengenal berbagai aspek dalam lingkungan sebuah bangunan yang diminati, seperti foto-foto bangunan, komentar tentang bangunan, penjelasan lebih lengkap dari wikipedia, lingkungan sekitarnya.

G. Fitur yang dimilik google earth :

Google Earth adalah aplikasi yang memiliki fitur-fitur sebagai berikut :
1. Teknologi streaming canggih mengirimkan data kepada anda jika anda membutuhkannya.
2. Citra dan data 3D menggambarkan seluruh bumi
3. Terabytes dari udara dan citra satelit menggambarkan kota-kota di seluruh dunia dalam detail resolusi tinggi.
4. Pencarian lokal memungkinkan Anda mencari restoran, hotel, dan bahkan petunjuk arah. Menunjukkan hasil dalam tampilan bumi 3D. Mudah pencarian multi layer, folder untuk menyimpan hasil, dan berbagi dengan orang lain.
5. Layer menampilkan taman, sekolah, rumah sakit, bandara, ritel, dan banyak lagi.
6. . Overlays – impor perencanaan situs, desain sketsa dan bahkan scan blueprints.
7. Catatan dengan tampilan baris dan polygons.
8. Import Spreadsheet – memakan sampai 2500 alamat lokasi atau lat / lon.
9. KML – format pertukaran data membiarkan anda menggunakan berbagi penjelasan (annotations) .

H. Opini Dan Kesimpulan

Google Earth Google Earth, adalah sebuah software yang dibuat oleh tim Google, yang dapat membantu kita mengunjungi berbagai tempat di bumi secara virtual dengan komputer. Tampaknya, era satelit telah merambah internet lebih jauh dan memungkinkan kita mengakses database dari gambar satelit untuk melihat semua tempat di seluruh dunia. Tampaknya belum ada software yang dibagi gratis dan sesempurna google earth untuk tujuan melihat obyek-obyek arsitektur.
Google Earth cocok digunakan bagi orang yang senang menjelajah dunia karena lewat aplikasi ini dapat mengetahui arah dan tujuan yang ingin dituju. Google Earth juga digunakan dalam hal perencanaan perjalanan agar tidak mendapat kendala saat melakukan perjalanan ke tempat yang hendak dituju. Dengan adanya Google earth kita dengan mudah mendapatkan petunjuk arah dalam mencari rumah atau apartemen, dengan panduan Google earth kita juga dapat menemukan bisnis local. Dalam penggunaan Google Earth ini tentunya memiliki kelemahan sehingga mungkin tidak memuaskan keinginan user namun hendaknya melihat dari segi positifnya saja. Karena tak ada satupun didunia ini yang sempurna, semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

DAFTAR PUSTAKA

www.wikipedia.com

http://www.indowebster.web.id

www.google.com



tugas 2
Mei 31, 2009, 7:15 am
Filed under: APSI

2ndassigment.doc



jadwal PA
Mei 30, 2009, 11:58 am
Filed under: perancangan proyek

filejadwal_kelPA(PT.KeretaApi)



progress PA
Mei 23, 2009, 8:27 am
Filed under: perancangan proyek

Pengenalan OBjek



Bab 1
Mei 23, 2009, 5:33 am
Filed under: APSI

resume1




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.